Stan Kemendikbud Raih Penghargaan AMH 2018

Stan Kemendikbud Raih Penghargaan AMH 2018

Stan Kemendikbud Raih Penghargaan AMH 2018

Stan Kemendikbud Raih Penghargaan AMH 2018
Stan Kemendikbud Raih Penghargaan AMH 2018

 

blog.fe-saburai.ac.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang berpartisipasi dalam Public Expose and Public Service Exhibition, Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) 2018 berhasil meraih penghargaan Anugerah Media Humas (AMH) 2018 sebagai Stan dengan Pelayanan Terbaik. Pengumuman peraih penghargaan untuk kategori stan pameran tersebut dilakukan pada malam penganugerahan AMH 2018, Selasa (4/12/2018) di Kota Tangerang, Banten. Trofi diterima oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud, Ari Santoso.

“Prestasi ini merupakan kerja keras kita semua. Tentu ini bukan akhir dari perjuangan karena sesungguhnya yang utama adalah mempertahankan dan meningkatkan kerja baik, kerja cepat, dan kerja yang penuh rasa melayani yang tinggi,” ujar Ari usai menerima penghargaan.


Dalam ajang tersebut, Kemendikbud juga berhasil masuk sebagai nominator untuk dua kategori, yaitu media sosial dan pelayanan informasi melalui internet (website). Penghargaan AMH menjadi lambang supremasi bagi insan humas pemerintah yang diselenggarakan setiap tahun oleh Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Stan Kemendikbud sendiri mengetengahkan tema “Cerdas Digital Berkarakter” yang menampilkan sejumlah layanan yang dapat diakses masyarakat dengan mudah. Layanan tersebut antara lain simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), informasi kebijakan yang dapat diakses secara digital melalui layar sentuh dan bahan-bahan cetakan, aplikasi pemanfaatan hasil ujian nasional (UN), simulasi UN berbasis komputer, serta tutorial penggunaan portal Rumah Belajar dengan sensor tiga dimensi.


Selain itu, pengunjung pameran juga dapat menjajal diri layaknya pembawa acara pada TV Edukasi, berfoto pada sampul depan Majalah Jendela, dan mengamati replika rangka manusia yang ditemukan di situs Gua Harimau, Sumatra. Stan Kemendikbud juga diramaikan dengan permainan virtual yang mengasah kemampuan dalam mencetak gol pada pertandingan sepak bola. Area permainan ini tampak selalu penuh dengan pengunjung pria.

Beragam kuliner hasil olahan peserta didik SMK Negeri 3 Kota Tangerang juga disuguhkan untuk para pengunjung pameran. Salah satu makanan yang menarik untuk dicoba adalah olahan ubi ungu yang diberi bumbu gurih dengan campuran bihun dan potongan ayam. Rasanya mirip dengan risoles namun dengan sensasi rasa ubi yang memikat.


Ada pula pojok kreasi yang dihasilkan oleh siswa-siswi SMA Negeri 61 Jakarta. Salah satunya adalah kreasi dari clay tepung. Di area ini, pengunjung diajak mengolah tepung menjadi adonan yang dapat dibentuk menjadi berbagai macam kreasi, seperti bentuk hewan maupun aksesoris tertentu. Ada pula pojok menggambar yang disiapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas) bagi pengunjung cilik yang ingin berkreasi lewat media kertas.

Dalam pelaksanaan pameran SAIK 2018, Kemendikbud melibatkan seluruh unit utama di lingkup Kementerian. Area stan sepanjang 27 meter digunakan untuk memublikasikan kebijakan pendidikan dan kebudayaan yang telah, sedang, dan akan dilakukan Kemendikbud. (Ratih Anbarini/Ryka Hapsari Putri). Sumber : https://www.ilmubahasainggris.com/